Hidup Tertib

 

Ketertiban adalah kebiasaan mematuhi aturan agar tercipta suasana aman dan nyaman bagi semua orang. Dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, masjid, maupun tempat umum, kita harus selalu menjaga ketertiban. Menciptakan ketertiban berarti menghadirkan rasa aman bagi orang lain. Sikap ini merupakan salah satu teladan dari Asmaulhusna Al-Mu’min, yaitu Allah Swt. yang memberi rasa aman kepada hamba-Nya.

Jawablah pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana rasanya ketika ada anak berbuat gaduh saat salat berjamaah?
    Rasanya sangat mengganggu, tidak nyaman, dan membuat konsentrasi ibadah menjadi terganggu.

  2. Apa yang kalian rasakan jika ada anak-anak berbicara saat upacara bendera?
    Rasanya kurang menghargai kegiatan upacara, mengganggu kekhidmatan, dan membuat peserta lain tidak fokus.

  3. Apa yang akan terjadi bila anak-anak menyeberang jalan dengan sembarangan tanpa melihat rambu?
    Hal ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

  4. Bagaimana keadaan suatu pertandingan bila penonton membuat kekacauan dengan melemparkan botol ke lapangan?
    Suasana menjadi tidak aman, penuh ketakutan, kacau, dan pertandingan bisa dihentikan.

Aktivitasku — Pengalaman Hidup Tertib

Nama tempat: Sekolah
Aturan: Masuk kelas tepat waktu, tidak berlari di koridor, dan menjaga kebersihan kelas.
Pesan moral: Ketika saya mematuhi aturan, suasana belajar menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman. Semua kegiatan berjalan lancar dan saya belajar bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan.

Perilaku terhadap aturan (berdasarkan hadis Rasulullah saw.)

Rasulullah saw. mengajarkan agar umatnya selalu mematuhi aturan yang baik, menjaga ketertiban, dan tidak membuat kerusakan. Mematuhi aturan adalah cerminan akhlak mulia yang membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.


Tags:

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Out
Ok, Go it!